Wednesday, 25 March 2015

Daftar Sepeda Motor yang Tak Lagi Diproduksi Tahun Ini

Selain meluncurkan produk baru, pabrikan sepeda motor yang ada di Indonesia juga ada yang menghentikan produksi atau discontinue beberapa modelnya. Sepanjang tahun 2014 ada beberapa pabrikan yang 'menyuktik mati' motornya.
img

Berdasarkan data yang dihimpun detikOto, ada beberaoa pabrikan seperti Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha yang menghentikan produksi motornya tahun 2014 ini. Alasannya juga cukup beragam.

Mau tahu motor model apa saja yang 'disuntik mati' sepanjang tahun 2014 ini? Yuk simak ulasannya di bawah ini!
Era motor injeksi mengharuskan produsen sepeda motor Honda mendiscontinue motor bebek sport, CS-1. Motor ini juga 'disuntik mati' karena penjualannya yang sudah tidak sesuai dengan harapan.
Deputi General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengakui kalau memang penjualan Honda CS-1 tidak seperti yang mereka harapkan.

Rumor mengenai berhentinya penjualan CS-1 atau discontinue memang sering santer terdengar.

Honda pun kabarnya tengah menyiapkan pengganti CS-1.

"Kita terus riset, kita mau teliti ke arah mana produk ini sebaiknya dikembangkan. Mungkin butuh 2 tahun sampai produk baru muncul," tuntasnya.

Friday, 20 March 2015

Akrapovic Bikin Knalpot Khusus untuk 5 Motor Ducati

Produsen motor asal Italia, Ducati, dan pabrikan pembuat knalpot asal Slovenia, Akrapovic meningkatkan jalinan kerjasama bisnis. Akrapovic telah membuat knalpot aftermarket khusus bagi lima model Ducati yang bisa diperoleh mulai awal 2015.

Seperti dilansir Autoevolution, Selasa (30/12/2014), Ducati menyebut model yang menggunakan knalpot itu adalah Ducati model 2013 – 2015. Di jajaran model 2014 – 2015 ada Ducati Monster 821, Monster 1200, dan Monster 1200S.

Sementara untuk model 2013 – 2015 ada Ducati Hypermotard dan Ducati Hyperstrada. Bahkan untuk Hyperstrada akan dibuat knalpot custom dengan suara dan performa yang disempurnakan.

Knalpot Akrapovic anyar itu diklaim memiliki kualitas yang lebih bagus karena dibuat dari bahan Titanium dan serat karbon. Desainnya lebih ramping namun kuat, sehingga bobotnya pun lebih ringan ketimbang knalpot generasi sebelumnya.

Ducati menyebut knalpot Akrapovic yang khusus disediakan bagi sejumlah model Ducati tersebut, awal 2015 sudah tersedia di diler Ducati.

Sunday, 15 March 2015

Asyik, Bisa Belanja Sepuasnya dari Kabin Mobil BMW

Jika Anda mengalami kesulitan berbelanja aplikasi atau layanan untuk mobil Anda, kini tidak usah repot lagi. Sekarang, Anda bisa belanja aplikasi atau layanan sepuasnya dari dalam mobil. Yup, produsen otomotif asal Jerman, BMW bisa memanjakan penggunanya yang ingin berbelanja dengan menggunakan aplikasi ConnectedDrive.

Seperti diberitakan Carscoops, Senin (29/12/2014), BMW telah resmi menjadi produsen mobil pertama di dunia yang menawarkan sebuah 'toko' di dalam kendaraan. Kini, konsumen bisa melakukan pembelian berbagai layanan dan aplikasi melalui sistem ConnectedDrive mereka.

Ketika pengemudi login ke BMW ConnectedDrive Store, mereka akan disajikan dengan gambaran mengenai layanan dan aplikasi yang ingin dibeli. Setelah dipilih dan dibayar, layanan atau aplikasi dapat langsung digunakan dalam beberapa menit.

Browsing melalui toko ConnectedDrive juga bisa menggunakan aplikasi seperti concierge. Aplikasi itu mampu memberikan informasi dan saran yang praktis bahkan bisa membantu Anda menemukan lokasi bioskop, restoran maupun hotel. Setelah mendapat informasi lengkap, alamat dapat dikirim langsung ke sistem navigasi mobil.

Concierge juga bisa menawarkan panggilan darurat atas nama penggunanya jika mereka tidak memiliki akses ke ponselnya. Fitur lain yang tersedia termasuk peta navigasi terbaru serta layanan internet yang bisa diakses melalui iDrive Controller.

Tuesday, 10 March 2015

Subaru Cetak Rekor di AS

Sepanjang tahun 2014 ini, produsen mobil Subaru di Amerika Serikat (AS) berhasil menorehkan hasil penjualan yang gemilang. Dari awal hingga akhir 2014 ini, penjualan mobil Subaru sudah mencapai 500.000 unit.

Dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2014) angka penjualan Subaru di Amerika tahun ini merupakan tertinggi sepanjang 7 tahun silam dimana pada tahun 2008 silam, penjualan Subaru di Amerika hanya mencapai 187.699 unit selama 1 tahunnya.

Bahkan, hingga tutup buku penjualan yang akan dilakukan 2 Januari tahun 2015 mendatang, Subaru optimistis akan menembus lebih dari 500.000 unit.

"Kami sangat senang bisa mencapai keberhasilan penjualan ini. Hasil penelitian kami menunjukan, kami berhasil memberikan kendaraan yang orang lain ingin membeli. Selama 7 tahun terakhir kita berhasil tumbuh pesat dan kami berharap tahun 2015 menjadi tahun terbaik untuk Subaru," beber President and chief operating officer, Subaru America Thomas J. Doll.

Pertumbuhan penjualan Subaru yang meningkat drastis itu disebabkan banyaknya model yang ditawarkan hingga berhasil menyabet penghargaan dari berbagai lembaga di Amerika Serikat.

Faktor lainnya adalah mobil-mobl Subaru yang saat ini dijual di pasaran dibekali banyak fitur keselamatan dan teknologi canggih. Dengan begitu, Subaru lebih mudah menjual mobilnya di AS.

Hampir semua model mobil Subaru memberikan kontribusi penjualan yang baik. Seperti Impreza, Forester, XV hingga ke WRX STI.

Thursday, 5 March 2015

Thailand Jadi Basis Produksi Global Kedua Mazda Setelah Jepang

Produsen mobil asal Jepang, Mazda Motor Corporation, menjadikan Thailand sebagai basis produksi global terbesar kedua setelah Jepang. Negeri Gajah Putih itu dijadikan basis kedua untuk pembuatan pikap dan mobil ramah lingkungan.

Seperti dilansir Bangkok Post, Selasa (30/12/2014), Presiden Sales Mazda Thailand, Hidesuke Takesue, mengatakan, pabrik baru di Chon Buri yang tengah dibangun Mazda dirancang untuk memproduksi mobil, mesin, serta transmisi.

Pabrik yang proses pembangunannya hampir rampung itu sama persis dengan pabrik Mazda yang ada di Jepang.

Kapasitas produksi mesin dan transmisi SKYACTIV di pabrik itu, masing-masing 200.000 dan 400.000 unit. Proses produksi dijadwalkan mulai tahun depan.

"Perusahaan induk berencana untuk menggunakan pabrik Thailand sebagai cetak biru global, dengan 60% dari produksi yang melayani pasar domestik dan sisanya untuk ekspor," kata Takesue.

"Namun, proporsi bisa berubah setiap tahun, berdasarkan permintaan pasar." Imbuhnya.

Mazda sekarang mengoperasikan fasilitas produksi yang disebut AutoAlliance atau AAT di Rayong di pesisir Timur Industrial Estate, Thailand. Perusahaan itu merupakan hasil patungan antara Mazda dengan Ford Motor Company pada 1995.

Perusahaan itu memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 140.000 unit pikap satu ton dan 100.000 mobil penumpang. Dari jumlah itu, 70.000 -120.000 unit pikap, dan 50.000 unit mobil penumpang.

Bulan lalu, Mazda telah memproduksi Mazda2. Sedangkan pada awal Januari 2015, dijadwalkan produksi mesin telah dimulai.

Wednesday, 25 February 2015

Lewis Hamilton Tolak Nomor ”1”

Juara dunia F1 musim 2014 Lewis Hamilton menolak nomor 1 yang akan dipasangkan pada mobil balap Mercedes-nya di musim 2015. Hal itu diketahui saat FIA mengumumkan daftar tim dan pebalap untuk musim 2015 tepat sebelum Natal, (24/12/2014).
Pebalap asal Inggris tersebut bertahan dengan nomor 44 sebagai ”angka keramat” yang dipercaya mampu mengantarkannya menjadi pebalap sukses. ”44 adalah nomor saya,” ucap Hamilton setelah memenangi titel 2014 beberapa waktu lalu.

Ucapan itu seolah menyiratkan bahwa dirinya tidak akan memakai nomor 1 sebagai ”hadiah” setiap pebalap yang meraih juara dunia. Hal tersebut sudah pernah dilakukan beberapa pebalap di MotoGP, termasuk Marc Marquez yang lebih memilih nomor 93 ketimbang nomor 1.

”Saya memenangi balapan pertama di karting (Gokart) dengan nomor 44. Jadi saya akan meminta tim untuk mempertahankan nomor itu di mobil saya,” kata Hamilton lagi.

Kecintaannya pada nomor 44 juga ditunjukkan pebalap 29 tahun itu dengan membubuhkan tato nomor 44 di belakang telinga kanan.

Dalam pengumuman list pebalap itu, diinformasikan bahwa tiga dari sebelas tim masih menunggu konfirmasi. Mereka adalah Caterham dan Manor (nama lain dari Marussia pada 2014 setelah dibeli Gene Hass). Tim lainnya yang menunggu konfirmasi adalah adalah Lotus.

Friday, 20 February 2015

GM Siap dengan Crossover Elektrik Crossvolt

General Motors (GM) suskes mengambil langkah legal untuk SUV atau crossover elektrik setelah mematenkan nama ”Crossvolt”. Inilah langkah akhir dari serangkaian usaha memberi nama MPV yang akan dibangun dari tenaga penggerak Chevrolet Volt yang lebih dulu mengaspal sejak 2010 silam.
Historikal kemunculan versi MPV ini cukup panjang. Dimulai dari munculnya konsep Volt MPV5 Electric di Beijing Auto Show 2010. Konsep tersebut menegaskan kemunculan Volt versi MPV, meski tak kunjung ada perkembangan sampai saat ini.

Lalu di 2011, GM mulai melakukan usaha pematenan nama Crossvolt di US Patent and Trademark Office, tapi kembali mental karena tak segera ditindaklanjuti dengan mengedepankan model SUV atau crossover, bukan lagi MPV.

Hingga akhirnya GM berusaha mematenkan nama itu sekali lagi saat ini, yang artinya mereka sudah siap meluncurkan crossover yang menggunakan basis Volt generasi kedua. Kemungkinan model ini akan muncul pertama kali pada Detroit Auto Show, Januari 2015 mendatang.

Jika memang terwujud, model ini akan memberi perlawanan terhadap Ford C-MAX Hybrid atau juga Toyota Prius V.