Wednesday, 25 March 2015

Daftar Sepeda Motor yang Tak Lagi Diproduksi Tahun Ini

Selain meluncurkan produk baru, pabrikan sepeda motor yang ada di Indonesia juga ada yang menghentikan produksi atau discontinue beberapa modelnya. Sepanjang tahun 2014 ada beberapa pabrikan yang 'menyuktik mati' motornya.
img

Berdasarkan data yang dihimpun detikOto, ada beberaoa pabrikan seperti Honda, Kawasaki, Suzuki dan Yamaha yang menghentikan produksi motornya tahun 2014 ini. Alasannya juga cukup beragam.

Mau tahu motor model apa saja yang 'disuntik mati' sepanjang tahun 2014 ini? Yuk simak ulasannya di bawah ini!
Era motor injeksi mengharuskan produsen sepeda motor Honda mendiscontinue motor bebek sport, CS-1. Motor ini juga 'disuntik mati' karena penjualannya yang sudah tidak sesuai dengan harapan.
Deputi General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengakui kalau memang penjualan Honda CS-1 tidak seperti yang mereka harapkan.

Rumor mengenai berhentinya penjualan CS-1 atau discontinue memang sering santer terdengar.

Honda pun kabarnya tengah menyiapkan pengganti CS-1.

"Kita terus riset, kita mau teliti ke arah mana produk ini sebaiknya dikembangkan. Mungkin butuh 2 tahun sampai produk baru muncul," tuntasnya.

Friday, 20 March 2015

Akrapovic Bikin Knalpot Khusus untuk 5 Motor Ducati

Produsen motor asal Italia, Ducati, dan pabrikan pembuat knalpot asal Slovenia, Akrapovic meningkatkan jalinan kerjasama bisnis. Akrapovic telah membuat knalpot aftermarket khusus bagi lima model Ducati yang bisa diperoleh mulai awal 2015.

Seperti dilansir Autoevolution, Selasa (30/12/2014), Ducati menyebut model yang menggunakan knalpot itu adalah Ducati model 2013 – 2015. Di jajaran model 2014 – 2015 ada Ducati Monster 821, Monster 1200, dan Monster 1200S.

Sementara untuk model 2013 – 2015 ada Ducati Hypermotard dan Ducati Hyperstrada. Bahkan untuk Hyperstrada akan dibuat knalpot custom dengan suara dan performa yang disempurnakan.

Knalpot Akrapovic anyar itu diklaim memiliki kualitas yang lebih bagus karena dibuat dari bahan Titanium dan serat karbon. Desainnya lebih ramping namun kuat, sehingga bobotnya pun lebih ringan ketimbang knalpot generasi sebelumnya.

Ducati menyebut knalpot Akrapovic yang khusus disediakan bagi sejumlah model Ducati tersebut, awal 2015 sudah tersedia di diler Ducati.

Sunday, 15 March 2015

Asyik, Bisa Belanja Sepuasnya dari Kabin Mobil BMW

Jika Anda mengalami kesulitan berbelanja aplikasi atau layanan untuk mobil Anda, kini tidak usah repot lagi. Sekarang, Anda bisa belanja aplikasi atau layanan sepuasnya dari dalam mobil. Yup, produsen otomotif asal Jerman, BMW bisa memanjakan penggunanya yang ingin berbelanja dengan menggunakan aplikasi ConnectedDrive.

Seperti diberitakan Carscoops, Senin (29/12/2014), BMW telah resmi menjadi produsen mobil pertama di dunia yang menawarkan sebuah 'toko' di dalam kendaraan. Kini, konsumen bisa melakukan pembelian berbagai layanan dan aplikasi melalui sistem ConnectedDrive mereka.

Ketika pengemudi login ke BMW ConnectedDrive Store, mereka akan disajikan dengan gambaran mengenai layanan dan aplikasi yang ingin dibeli. Setelah dipilih dan dibayar, layanan atau aplikasi dapat langsung digunakan dalam beberapa menit.

Browsing melalui toko ConnectedDrive juga bisa menggunakan aplikasi seperti concierge. Aplikasi itu mampu memberikan informasi dan saran yang praktis bahkan bisa membantu Anda menemukan lokasi bioskop, restoran maupun hotel. Setelah mendapat informasi lengkap, alamat dapat dikirim langsung ke sistem navigasi mobil.

Concierge juga bisa menawarkan panggilan darurat atas nama penggunanya jika mereka tidak memiliki akses ke ponselnya. Fitur lain yang tersedia termasuk peta navigasi terbaru serta layanan internet yang bisa diakses melalui iDrive Controller.

Tuesday, 10 March 2015

Subaru Cetak Rekor di AS

Sepanjang tahun 2014 ini, produsen mobil Subaru di Amerika Serikat (AS) berhasil menorehkan hasil penjualan yang gemilang. Dari awal hingga akhir 2014 ini, penjualan mobil Subaru sudah mencapai 500.000 unit.

Dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2014) angka penjualan Subaru di Amerika tahun ini merupakan tertinggi sepanjang 7 tahun silam dimana pada tahun 2008 silam, penjualan Subaru di Amerika hanya mencapai 187.699 unit selama 1 tahunnya.

Bahkan, hingga tutup buku penjualan yang akan dilakukan 2 Januari tahun 2015 mendatang, Subaru optimistis akan menembus lebih dari 500.000 unit.

"Kami sangat senang bisa mencapai keberhasilan penjualan ini. Hasil penelitian kami menunjukan, kami berhasil memberikan kendaraan yang orang lain ingin membeli. Selama 7 tahun terakhir kita berhasil tumbuh pesat dan kami berharap tahun 2015 menjadi tahun terbaik untuk Subaru," beber President and chief operating officer, Subaru America Thomas J. Doll.

Pertumbuhan penjualan Subaru yang meningkat drastis itu disebabkan banyaknya model yang ditawarkan hingga berhasil menyabet penghargaan dari berbagai lembaga di Amerika Serikat.

Faktor lainnya adalah mobil-mobl Subaru yang saat ini dijual di pasaran dibekali banyak fitur keselamatan dan teknologi canggih. Dengan begitu, Subaru lebih mudah menjual mobilnya di AS.

Hampir semua model mobil Subaru memberikan kontribusi penjualan yang baik. Seperti Impreza, Forester, XV hingga ke WRX STI.

Thursday, 5 March 2015

Thailand Jadi Basis Produksi Global Kedua Mazda Setelah Jepang

Produsen mobil asal Jepang, Mazda Motor Corporation, menjadikan Thailand sebagai basis produksi global terbesar kedua setelah Jepang. Negeri Gajah Putih itu dijadikan basis kedua untuk pembuatan pikap dan mobil ramah lingkungan.

Seperti dilansir Bangkok Post, Selasa (30/12/2014), Presiden Sales Mazda Thailand, Hidesuke Takesue, mengatakan, pabrik baru di Chon Buri yang tengah dibangun Mazda dirancang untuk memproduksi mobil, mesin, serta transmisi.

Pabrik yang proses pembangunannya hampir rampung itu sama persis dengan pabrik Mazda yang ada di Jepang.

Kapasitas produksi mesin dan transmisi SKYACTIV di pabrik itu, masing-masing 200.000 dan 400.000 unit. Proses produksi dijadwalkan mulai tahun depan.

"Perusahaan induk berencana untuk menggunakan pabrik Thailand sebagai cetak biru global, dengan 60% dari produksi yang melayani pasar domestik dan sisanya untuk ekspor," kata Takesue.

"Namun, proporsi bisa berubah setiap tahun, berdasarkan permintaan pasar." Imbuhnya.

Mazda sekarang mengoperasikan fasilitas produksi yang disebut AutoAlliance atau AAT di Rayong di pesisir Timur Industrial Estate, Thailand. Perusahaan itu merupakan hasil patungan antara Mazda dengan Ford Motor Company pada 1995.

Perusahaan itu memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 140.000 unit pikap satu ton dan 100.000 mobil penumpang. Dari jumlah itu, 70.000 -120.000 unit pikap, dan 50.000 unit mobil penumpang.

Bulan lalu, Mazda telah memproduksi Mazda2. Sedangkan pada awal Januari 2015, dijadwalkan produksi mesin telah dimulai.

Wednesday, 25 February 2015

Lewis Hamilton Tolak Nomor ”1”

Juara dunia F1 musim 2014 Lewis Hamilton menolak nomor 1 yang akan dipasangkan pada mobil balap Mercedes-nya di musim 2015. Hal itu diketahui saat FIA mengumumkan daftar tim dan pebalap untuk musim 2015 tepat sebelum Natal, (24/12/2014).
Pebalap asal Inggris tersebut bertahan dengan nomor 44 sebagai ”angka keramat” yang dipercaya mampu mengantarkannya menjadi pebalap sukses. ”44 adalah nomor saya,” ucap Hamilton setelah memenangi titel 2014 beberapa waktu lalu.

Ucapan itu seolah menyiratkan bahwa dirinya tidak akan memakai nomor 1 sebagai ”hadiah” setiap pebalap yang meraih juara dunia. Hal tersebut sudah pernah dilakukan beberapa pebalap di MotoGP, termasuk Marc Marquez yang lebih memilih nomor 93 ketimbang nomor 1.

”Saya memenangi balapan pertama di karting (Gokart) dengan nomor 44. Jadi saya akan meminta tim untuk mempertahankan nomor itu di mobil saya,” kata Hamilton lagi.

Kecintaannya pada nomor 44 juga ditunjukkan pebalap 29 tahun itu dengan membubuhkan tato nomor 44 di belakang telinga kanan.

Dalam pengumuman list pebalap itu, diinformasikan bahwa tiga dari sebelas tim masih menunggu konfirmasi. Mereka adalah Caterham dan Manor (nama lain dari Marussia pada 2014 setelah dibeli Gene Hass). Tim lainnya yang menunggu konfirmasi adalah adalah Lotus.

Friday, 20 February 2015

GM Siap dengan Crossover Elektrik Crossvolt

General Motors (GM) suskes mengambil langkah legal untuk SUV atau crossover elektrik setelah mematenkan nama ”Crossvolt”. Inilah langkah akhir dari serangkaian usaha memberi nama MPV yang akan dibangun dari tenaga penggerak Chevrolet Volt yang lebih dulu mengaspal sejak 2010 silam.
Historikal kemunculan versi MPV ini cukup panjang. Dimulai dari munculnya konsep Volt MPV5 Electric di Beijing Auto Show 2010. Konsep tersebut menegaskan kemunculan Volt versi MPV, meski tak kunjung ada perkembangan sampai saat ini.

Lalu di 2011, GM mulai melakukan usaha pematenan nama Crossvolt di US Patent and Trademark Office, tapi kembali mental karena tak segera ditindaklanjuti dengan mengedepankan model SUV atau crossover, bukan lagi MPV.

Hingga akhirnya GM berusaha mematenkan nama itu sekali lagi saat ini, yang artinya mereka sudah siap meluncurkan crossover yang menggunakan basis Volt generasi kedua. Kemungkinan model ini akan muncul pertama kali pada Detroit Auto Show, Januari 2015 mendatang.

Jika memang terwujud, model ini akan memberi perlawanan terhadap Ford C-MAX Hybrid atau juga Toyota Prius V.

Sunday, 15 February 2015

Ini Pesaing Juke dan HR-V ”Blasteran” Korea-India

Produsen mobil asal Korea Selatan, SsangYong akhirnya merilis Tivoli, crossover yang lahir dari konsep X100 dan bermetamorfosa menjadi XIV-Air dan XIV-Adventure belum lama ini. Pesaing Nissan Juke, Honda HR-V, Peugeot 2008, hingga Ford EcoSport itu akan berjibaku memperebutkan pasar segmen-B.
Mobil ini akan secara formal diluncurkan di Korea Selatan, Januari 2015 mendatang. Setelah itu, akan mulai ”berlayar” di beberapa kawasan seperti daratan Inggris Raya, Amerika, dan beberapa kawasan Asia dalam waktu dekat.

Merek yang 70 persen sahamnya dimiliki korporasi besar dari India, Mahindra, itu menyatakan bahwa pengembangan untuk model ini dilakukan selama tiga tahun. Soal nama Tivoli terinspirasi dari salah satu kota di Italia, merepresentasikan SUV urban yang dinamis mengunggulkan kualitas interior.

Opsi mesin ada dua, 1.600cc bensin yang sudah kompatibel dengan standar emisi Euro6, serta turbodiesel 4-silinder. Keduanya dipasangkan dengan transmisi manual 6-percepatan atau otomatik. Penggerak roda depan diberi opsi penggerak semua roda (all-wheel drive).

Soal desain, SsangYong mengedepankan filosofi Nature Born-3 Motion, memadukan konsep alami dengan garis dinamis. Di bagian belakang tampak ada pinggul yang menunjukkan aura sporty.

Tuesday, 10 February 2015

Bugatti Veyron Sisa 8 Unit

Presiden Bugatti, Wolfgang Durheimer menyatakan bahwa pihaknya masih belum selesai menjual seluruh unit Bugatti Veyron yang tersisa. Sampai saat ini, masih ada delapan unit Veyron yang belum tersentuh pembeli.
Bugatti memulai produksi Veyron di Molsheim, Perancis Timur sejak 2005 silam, dengan total jumlah yang diproduksi sebanyak 450 unit. Dalam sebuah wawancara dengan CAR, Durheimer mengatakan masih ada delapan mobil yang tersedia.

“Kami tidak terlalu terkejut jika Bugatti masih mencari sisa pembeli Veyron,” jelas Durheimer seperti dilansir Worldcarfans, Senin (29/12/2014).

Wolfgang Durheimer juga memberi penjelasan tentang rencana mendatang Bugatti selepas era Veyron. Ditegaskannya, tidak akan ada waktu istirahat di pabrik karena mereka akan segera membuat persiapan yang diperlukan untuk memproduksi seri penerus Veyron yang disebut Chiron.

Presiden Bugatti tersebut menyatakan hanya ada satu ancaman buat penerus Veyron sebagai supercar tercepat di dunia. Pernyataan Durheimer ini mengacu pada Hennessey dengan model Venom F5 yang menembus angka 466,71 kpj .

Thursday, 5 February 2015

Pabrikan Otomotif Semakin Eksis di Pameran TI

Persaingan ketat yang dipicu Tesla Motors dan raksasa teknologi infromasi, Apple dan Google, membuat para prinsipal otomotif global berlomba-lomba menciptakan teknologi otonomos yang aplikatif bagi manusia. Selain itu, teknologi konektivitas antara satu mobil dengan kendaraan lain juga lagi dikembangkan.
Trio merek premium Jerman, BMW, Audi, dan Mercedes-Benz akan memamerkan teknologi terbarunya di ajang pameran teknologi terbesar di Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat, Januari 2015.

Dieter Zetsche, CEO Daimler dijadwalkan akan menyampaikan sambutan khususnya di pameran itu yang berlangsung 6-9 Januari 2015. Mercedes akan menampilkan teknologi terbarunya soal otonomos. Audi akan memajang bagian interior SUV Q7, termasuk dudukan tablet yang bisa digunakan pengemudi pusat pengendali fungsi sekunder kendaraan.

Sedangkan BMW akan memajang jenis-jenis parkiran mobil yang lebih efektif dalam bentuk multi level. Aktifnya ketiga merek di pameran teknologi ini, menunjukkan kalau konsumen otomotif saat ini bukan hanya tertarik pada desain, kemampuan mesin, dan kualitas. Tapi, juga peka pada kemajuan teknologi yang dibekali pada mobil.

Sistem infotainment, sistem otonomos, dan aplikasi berbasis teknologi informasi membuat merek-merek otomotif lebih kompetitif di mata konsumen. Selain itu, juga membuka kesempatan bisnis baru, contohnya berbagi mobil (car sharing).

"Dengan terus berkembangnya inovasi dalam rekayasa rancang bangun elektornika, semakin sulit dihdindari kalau pameran teknologi juga sama pentingnya dengan pameran otomotif," jelas Rupert Stadler.

Friday, 30 January 2015

Tiga Ban Unik dari Korea Selatan

Produsen ban asal Korea Selatan, Hankook Tire menggulirkan program desain konsep ban dwi tahunan, bertajuk 'Hankook Tire’s ‘Design Innovation 2014’. Ajang ini bergulir atas kerjasama perusahaan menggandeng Universitas Desain, Rekayasa, dan Bisnis di Pforzheim, Jerman.
Setiap program berlangsung, Hankook Tire selalu mendorong semangat inovasi desain bekerja sama dengan perguruan terkini terutama dalam bidang transportasi. Acara tahun ini mengangkat tema, “A Great Challenge for a Great Change”. Hasilnya, ada tiga konsep ban menarik yang dihasilkan para peserta, yakni Boostrac, Alpike, dan Hyblade.

Ban ini diciptakan sebagai produk masa depan yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, mulai dari gurun pasir, salju tebal, dan hujan lebat. Boostrac memiliki tapak dengan blok berbentuk heksagonal yang bisa berubah menjadi lebih lebar, sehingga menghasilkan kinerja traksi yang maksimal khususnya pada kondisi jalan yang curam dan berat, seperti gurun pasir dan jalanan di pegunungan. 

Alpike dirancang memiliki mode lingkar ban yang dapat membesar,sehingga jarak antara bodi kendaraan dan permukaan jalan akan semakin jauh, optimal dan cocok untuk kondisi jalan bersalju tebal. Juga, tapak dan jarak antar tread yang terjadi karena ban yang membesar akan meningkatkan traksi pada jalan bersalju dan berlapis es tipis. 

Sementara HyBlade dirancang untuk memberikan solusi yang optimal saat menghadapi hujan deras, dilengkapi dengan tapak dengan saluran air air dan sisi jari-jari yang membuat performa ban maksimal disaat hujan deras. Ketiga produk menjeng di Essen Motors Show, Jerman, 29 November-7 Desember 2014.

Sunday, 25 January 2015

Aksesori Petualangan untuk Ford EcoSport

Ford Brasil mulai menjual paket aksesori khusus yang disebut Tribe Kit untuk Esosport. Paket ini terdiri dari lima tema yang bisa dipilih, merepresentasikan kegiatan olahraga ekstrem, yakni selancar air (surfing), bersepeda, papan luncur (skateboard), terbang layang, dan menyelam.
”Ecosport diasosiasikan dengan semangat petualangan dan aktivitas outdoor. Peranti yang kami tawarkan menyediakan banyak opsi untuk pengguna memodifikasi mobilnya sesuai karakter aktivitas masing-masing. Selain menambah gaya, juga menambah fungsionalitas dan kenyamanan,” jelas Estevao Thosi, Manajer Divisi Aksesori Ford Brasil.
Satu set aksesori terdiri dari stiker samping, penutup ban cadangan khusus, lapisan pelindung untuk pintu, rak atap, crossbar, aksesori di kap mesin, hingga rak belakang untuk tema aksesori bersepeda. Beberapa item aksesori dibuat untuk melindungi mobil dari goresan saat berjalan off-road.

Paket Aksesori ini dikembangkan dan dites di Ford Service Engineering (R&D Brasil). Semua aksesori mendapat jaminan garansi selama lima tahun. Sedangkan soal harga, Ford Brasil belum membeberkan secara pasti.

Tuesday, 20 January 2015

Audi Siapkan 10 Model Baru

Audi sudah mengumumkan akan menambah investasi sebesar 24 miliar euro atau Rp 364,16 triliun untuk mengembangkan teknologi baru dan ekspansi produksi, dalam lima tahun ke depan. Realisasi langkah awal, Audi akan menyiapkan 10 model terbaru.
Sebanyak 70 persen dari dana yang disiapkan itu akan digunakan pengembangan dan produksi model baru, termasuk di antaranya SUV kompak Q1. Audi yang berada di bawah Grup Volkswagen ini berharap bisa mencatatkan rekor penjualan menembus 1,7 juta unit per tahun.

Selain itu, Audi juga mengonfirmasi rencana untuk meluncurkan generasi mesin terbaru yang sangat ekonomis dan teknologi alternatif yang bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar. Pengembangan teknologi difokuskan pada sistem plug-in hibrida dan mobil bahan bakar hidrogen.

Produsen dengan lambang empat cincin ini akan memperkenalkan sepuluh model baru sampai tahun 2020. Sisa investasi akan digunakan untuk mengembangkan teknologi konektivitas kendaraan dan sistem bantuan canggih untuk pengemudi. Rincian lainnya adalah pengembangan fasilitas pabrik di Ingolstadt dan Neckarsulm, Jerman.

Thursday, 15 January 2015

New Honda CR-V Mulai Dijual Pertengahan 2015

Setelah melakukan debutnya di ajang Paris Motor Show 2014 lalu, Honda langsung mengumumkan bahwa CR-V 2015 dalam spesifikasi Eropa dijadwalkan akan mulai dijual pada pertengahan tahun depan.
Honda mengatakan, CR-V telah mengalami perubahan yang signifikan pada sektor eksterior dan interior, namun tetap mirip dengan spesifikasi Amerika Serikat. Di dalam kabin ada sistem infotainment Honda Connect dipasang pada semua versi dan kemasan layar sentuh tujuh inci.

Selain itu, ada dukungan untuk konektivitas Bluetooth, teknologi MirrorLink, kamera belakang untuk membantu saat parkir mundur, dan teknologi lainnya dengan sembilan aplikasi pendukung.

Perubahan terbesar ada di bawah kap mesin di mana Honda tidak lagi memakai mesin 2.2-liter i-DTEC, dan menggantinya dengan mesin yang lebih efisien 1.6-liter i-DTEC. Mesin ini mampu memproduksi daya 160 tk dengan torsi 350 Nm.

Tersedia juga pilihan sistem penggerak semua roda dengan transmisi manual enam percepatan atau transmisi otomatis sembilan percepatan. Honda mengklaim kadar emisi CO2 yang lebih rendah 20 persen dibandingkan dengan model tranmisi lima percepatan.

Sementara buat model penggerak dua roda tersedia mesin 1.6-liter i-DTEC dengan daya 120 tk. Ada juga mesin bensin 2.0-liter  i-VTEC dengan daya 155 tk yang sudah memenuhi standar emisi Euro 6.

Saturday, 10 January 2015

Mazda Adopsi Suzuki Alto Jadi Mobil Kota

Kerja sama antara Mazda dan Suzuki terus berlanjut. Kali ini, Mazda mengambil Suzuki Alto sebagai model mobil kecilnya yang akan dipasarkan di Jepang. Model tersebut bernama Mazda Carol.
Sekilas, Mazda Carol ini masih mirip dengan Suzuki Alto. Hanya, Mazda memberikan sentuhan desain agar tetap sedarah dengan gaya Kodo sebagai kode merek Mazda. Hasilnya memang tidak terlalu signifikan, tapi tetap bisa berbeda dengan penampilan Alto.

Model paling standar sudah dilengkapi dengan AC, keyless entry dan sistem audio dengan duaspeaker. Sedangkan model paling atas sudah dilengkapi dengan beberapa fitur lain seperti power window, pengatur ketinggian kemudi dan pemanas di kursi depan.

Mazda Carol mengusung mesin 660cc yang menghasilkan daya 48,3 tk dan torsi 58 Nm. Ada juga varian yang menggunakan sistem VVT dengan daya 52 tk dan torsi 63 Nm. Carol akan mulai dijual 30 Januari mendatang dengan harga mulai 847.800 yen atau setara dengan Rp 87,4 juta.

Monday, 5 January 2015

Dua Modal Utama Wapresdir Toyota Astra Motor Meraih Sukses

Dengan berbekal surat perpindahanya ke PT Astra Sedaya Finance atau lebih dikenal dengan Astra Credit Companies (ACC), Suparno Djasmin lantas mengurungkan niatnya untuk pindah kerja. Sambil mencoba meneruskan kuliah sorenya, Abong, begitu ia akrab disapa, mulai mengecap karir di ACC. Berbagai divisi dijalani, mulai dari kepala cabang, pengembangan dan riset pasar, sampai layanan pelanggan. Semuanya dijalani Abong dalam posisi jabatan penyelia (manajer), periode dua tahun, Juni 1990 - Juni 1992.
Sayangnya, kuliah sore yang dilakukan sambil kerja di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) jadi terbengkalai. Kesibukannya ketika sudah masuk di ACC membuat Abong kesulitan berbagi jam kerja dan kuliah.
"Jadi sebenarnya sangat tanggung, tinggal skripsi saja karena sudah total 120 sks, saya sengaja ambil sks yang kurang perlu. Tapi, biarkanlah, yang penting saya sekolah bisa dapat ilmunya, bukan cuma kejar ijazahnya doang," beber Abong.
Namun, Abong merasa sangat diuntungkan karena Astra sebagai perusahaan mampu menyediakan pelatihan-pelatihan di luar yang mumpuni. Sehingga pengetahuannya dalam hal teori dan wawasannya terus bertambah seiring jabatannya yang makin menanjak.
Dengan berjalannya waktu, Grup Astra kala itu tengah menciptakan perusahaan baru di bidang asuransi jiwa, namanya , PT Astra Collonial Mutual Group Life. Perusahaan kemudian mencari level manajer golongan lima di seluruh anak Grup Astra, untuk mengisi jabatan Manajer Nasional .
"Ternyata, dari begitu banyaknya manajer golongan lima di Astra, saya yang dipanggil. Saya disuruh jualan asuransi, padahal dulu ada artis wanita yang mau jual polis asuransi pernah saya tolak. Sekarang malah disuruh pegang asuransi, jadi ada hokinya juga," kenang Abong.

Dikucilkan
Melihat tawaran itu, Abong justru merasa dirinya sempat dikucilkan oleh perusahaan. Dengan persasaan galau di dalam hatinya, ia lantas berkonsultasi dengan sejumlah mantan petingginya di Astra, mulai dari almarhum Michael D Ruslim, Ida Lunati, dan beberapa tokoh Astra lainnya.
"Dulunya pikir apa karena bahasa Inggris saya bagus, karena perusahaan ini merupakan gabungan dengan Australia. Tapi, setelah mendapat masukan, ternyata dijelaskan asuransi merupakan bisnis masa depan dan saya mantap mengemban tugas tersebut sebaik-baiknya," celoteh Abong.
Ternyata, karir Abong gemilang, sampai akhirnya menduduki jabatan Direktur Pemasaran di PT Astra CMG Life, mulai 2001. Terjun di dunia asuransi yang baru bagi Abong justru menciptakan tantangan tersendiri dalam karirnya. Akhirnya dengan ketekunannya belajar Abong membuktikan diri dengan prestasinya.

Saturday, 3 January 2015

China Kembali Batasi Pembelian Mobil Baru

Kota terbesar di Provinsi Guangdong, Shenzhen mengeluarkan kebijakan pembatasan pembelian mobil baru sebagai dukungan terhadap pemerintah pusat dalam mengurangi populasi kendaraan di China.
Pembatasan dilakukan dengan jatah pengeluaran nomor polisi (plat nomor) baru. Nantinya akan dipatok hanya 100.000 unit kendaraab per tahun, termasuk di dalamnya 20.000 unit mobil listrik. 

Dalam situs resmi kepolisian setempat, dilansir Bloomberg, Senin (29/12/2014), salah satu kota terbesar di selatan China ini berpopulasi 11 juta jiwa ini berharap kebijakan ini bisa mengubah situasi lalu-lintas di Shenzhen. Total jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan saat ini tercatat 3 juta unit, dilansir Yangcheng Evening News

Shenzhen menjadi kota ketujuh di China yang memberlakukan kuota pembelian mobil baru setiap tahunnya, setelah Beijing, Guangzhou, Guiyang, Hangzhou, Shanghai, dan Tianjin. Polusi udara oleh kendaraan bermotor dianggap terbesar kedua dampaknya pada kualitas udara di China, setelah pembakaran batu bara. 

Kota yang bertetangga denga Hong Kong ini, akan mendistribusikan setengah via lelang dan sisanya, termasuk kuota mobil listrik dengan lotre. Kebijakan ini berlaku segera selama lima tahun ke depan, sebelum dikaji ulang.

Thursday, 1 January 2015

Toyota Borong 12 Penghargaan di AS

Lembaga Asuransi Keselamatan Jalan (IIHS) Amerika Serikat memberikan Toyota 12 penghargaan pada model yang dipasarkan. Produsen mobil terbesar di Jepang ini berhasil meraih penghargaan terbanyak dari merek lain yang ada di AS, termasuk yang paling bergengsi dari lembaga asuransi Pemerintah AS itu.
Dari seluruhnya, delapan model Toyota dan Lexus menerima penghargaan keselamatan terbaik (Top Safety Pick+) di kelasnya masing-masing. IIHS secara khusus menobatkan Prius V karena perbaikan kualitas dan kemampuan sebelumnya, termasuk hasil tes tabrak yang memuasakan, menjadikannya mobil dipuncak peringkat Top Safety Pick+.

Toyota Sienna juga menjadi satu-satunya minivan dengan penghargaan sama, plus desain yang prima. Empat tambahan model lain, dari Toyota dan Scion juga masuk jajaran Top Safety Pick, selevel di bawah delapan model pertama.

"Fokus kami di Toyota terus menjaga keselamatan dan kedamaian dalam benak konsumen. Kami sangat senang penghargaan yang diperoleh dari IIHS, mengetahui perbaikan keselamatan pada seluruh kendaraan kami, terutama dalam uji tabrak," beber Dino Triantafyllos, Kepala Penjaga Kualitas Toyota Amerika Utara, dilansir Carscoops (26/12/2014).

IIHS merupakan lembaga asuransi yang bertanggung jawab memberikan informasi pada konsumen terhadap kualitas keamanan mobil yang dipasarkan. Lembaga ini juga yang punya otoritas melakukan tes tabrak untuk semua kendaraan penumpang.